Kamus Istilah Web3
Istilah yang muncul di materi dan kuis, dijelaskan singkat dengan bahasa sehari-hari. Di dalam pelajaran, ketuk kata bergaris putus-putus untuk membuka artinya langsung.
58 istilah, diurutkan A sampai Z.
airdrop
Pembagian token gratis ke pengguna, sering sebagai hadiah karena sudah mencoba sebuah proyek. Banyak juga yang jadi umpan penipuan.
Lihat juga:allowance
Izin yang kamu berikan ke aplikasi untuk memakai tokenmu. Kalau berlebihan, cabut izinnya lewat alat seperti Revoke.
Lihat juga:approve
Izin yang kamu tanda tangani supaya aplikasi boleh memakai tokenmu. Batasi jumlahnya dan cabut yang sudah tidak dipakai.
Lihat juga:APY
Perkiraan hasil tahunan dari staking atau simpan-pinjam, sudah termasuk efek bunga berbunga. Angka tinggi biasanya datang dengan risiko tinggi.
Lihat juga:blockchain
Buku kas digital yang disalin ke banyak komputer. Tiap blok mencatat transaksi dan menyambung ke blok sebelumnya.
Lihat juga:bridge
Jembatan untuk memindahkan aset dari satu jaringan ke jaringan lain. Risikonya besar: banyak peretasan terjadi di bridge.
Lihat juga:CEX
Bursa kripto terpusat yang dijalankan perusahaan, seperti Indodax atau Pintu. Kamu menitipkan asetmu di sana.
Lihat juga:cold wallet
Dompet yang kuncinya disimpan offline, misalnya di perangkat khusus. Lebih aman untuk simpanan besar.
Lihat juga:DAO
Organisasi yang dijalankan aturan on-chain dan suara anggotanya, bukan satu bos. Kasnya biasanya transparan di blockchain.
Lihat juga:DeFi
Layanan keuangan seperti pinjam, simpan, dan tukar yang berjalan lewat smart contract, tanpa bank perantara.
Lihat juga:DEX
Bursa tukar token yang berjalan on-chain lewat kontrak, bukan perusahaan. Kamu menukar langsung dari dompetmu.
Lihat juga:explorer
Situs untuk melihat isi blockchain: transaksi, alamat, dan kontrak. Alat wajib untuk mengecek sebelum kirim aset.
Lihat juga:faucet
Situs atau bot yang membagikan token testnet gratis untuk latihan. Tokennya palsu dan tidak ada harganya.
Lihat juga:fiat
Mata uang biasa yang dikeluarkan negara, seperti rupiah dan dolar. Bukan kripto.
Lihat juga:gas
disebut juga biaya gas, gas feeBiaya yang dibayar untuk memproses transaksi di blockchain. Besarnya naik-turun tergantung seberapa ramai jaringannya.
Lihat juga:gwei
Satuan kecil untuk mengukur biaya gas di jaringan Ethereum. 1 gwei jauh lebih kecil dari 1 ETH.
Lihat juga:halving
Pemotongan imbalan penambang Bitcoin jadi separuh, terjadi sekitar tiap 4 tahun. Pasokan barunya makin langka.
Lihat juga:hash
Sidik jari digital dari sebuah data. Sekecil apa pun perubahannya, hasil hash-nya berubah total.
Lihat juga:honeypot
Token atau kontrak yang cuma bisa dibeli, tidak bisa dijual. Kamu bisa masuk, tapi tidak bisa keluar.
Lihat juga:hot wallet
Dompet yang tersambung internet, misalnya aplikasi di HP. Nyaman untuk harian, tapi lebih rawan dicuri.
Lihat juga:impermanent loss
Kerugian relatif yang muncul saat harga token di pool berubah dibanding kalau kamu simpan saja. Sering muncul di pool likuiditas.
Lihat juga:konsensus
Cara komputer-komputer di jaringan menyepakati catatan yang sama, supaya tidak ada yang bisa curang sendiri.
Lihat juga:KYC
Verifikasi identitas yang diminta bursa resmi sebelum kamu bisa bertransaksi. Bukan hal buruk: itu syarat legal.
Lihat juga:L2
disebut juga layer 2Jaringan di atas Ethereum yang memproses transaksi lebih murah dan cepat. Dananya tetap diamankan jaringan utama.
Lihat juga:leverage
Pinjaman berlipat untuk membuka posisi lebih besar dari modalmu. Memperbesar untung sekaligus memperbesar rugi.
likuiditas
Stok token yang tersedia untuk ditukar di sebuah pool. Makin besar stoknya, makin kecil perubahan harga saat kamu menukar.
Lihat juga:mainnet
Jaringan asli tempat uang sungguhan dipakai. Latihan sebaiknya di testnet dulu.
Lihat juga:memecoin
Token yang lahir dari lelucon atau tren, biasanya tanpa produk. Bisa naik cepat, bisa rugi total lebih cepat.
Lihat juga:mempool
Antrian transaksi yang belum masuk blok. Biaya gas menentukan seberapa cepat transaksimu diproses dari antrian ini.
Lihat juga:MEV
Keuntungan yang diambil bot dengan menyerobot urutan transaksi di antrean. Efeknya untuk pengguna: harga jadi sedikit lebih buruk.
Lihat juga:mining
Kegiatan memakai komputer dan listrik untuk menambah blok di jaringan PoW, hadiahnya koin baru. Ethereum sudah berhenti mining sejak 2022.
Lihat juga:mint
Membuat token atau NFT baru di blockchain. Mint gratis pun tetap butuh biaya gas.
Lihat juga:multisig
Dompet yang butuh beberapa tanda tangan untuk mengirim aset. Dipakai untuk kas bersama supaya tidak bisa dibawa kabur satu orang.
Lihat juga:NFT
Token unik yang membuktikan kepemilikan sebuah karya atau item digital. Bisa dipindah dan dijual, tapi tidak menjamin nilainya.
Lihat juga:off-chain
Dicatat di luar blockchain, misalnya di server atau aplikasi biasa. Lawannya on-chain: tercatat langsung di jaringan.
Lihat juga:on-chain
Tercatat langsung di blockchain, bisa dilihat siapa pun. Lawannya off-chain: dicatat di sistem luar.
Lihat juga:oracle
Layanan yang memasukkan data dunia nyata, misalnya harga, ke blockchain. Kalau datanya dimanipulasi, kontrak bisa salah hitung.
Lihat juga:P2P
Transaksi antar-orang langsung, tanpa bursa perantara. Risikonya: harus lebih hati-hati memilih lawan transaksi.
phishing
Penipuan yang menyamar jadi situs atau pesan resmi untuk mencuri kata sandi dan seed phrase. Cek alamat situs sebelum mengisi apa pun.
Lihat juga:PoS
Cara Ethereum menjaga jaringan sejak 2022: penjaga mengunci ETH sebagai jaminan. Hemat listrik, curang bisa dipotong (slash).
Lihat juga:PoW
Cara Bitcoin menjaga jaringan: penambang membayar listrik dan mesin untuk memecahkan teka-teki. Boros energi tapi aman.
Lihat juga:private key
Kunci rahasia yang membuktikan dompet itu milikmu. Jangan pernah dikirim atau ditempel ke situs mana pun.
Lihat juga:rollup
Teknologi di balik Layer 2: transaksi diproses di luar lalu diringkas ke Ethereum. Bikin biaya lebih murah.
Lihat juga:rug pull
Pengembang kabur membawa dana pengguna, biasanya lewat likuiditas yang ditarik. Tanda-tandanya sering kelihatan sebelum kejadian.
Lihat juga:seed phrase
12 atau 24 kata yang bisa memulihkan seluruh isi dompetmu. Siapa pun yang tahu kata-katanya bisa mengambil alih dompetmu.
Lihat juga:slippage
Selisih antara harga yang kamu harap dan harga yang benar-benar jadi saat swap. Pasar yang bergerak cepat membuat selisihnya makin besar.
Lihat juga:smart contract
Program yang berjalan di blockchain dan biasanya tidak bisa diubah setelah dipasang. Aturannya dijalankan otomatis.
Lihat juga:spot
Jual beli aset secara langsung pakai uangmu sendiri, tanpa pinjaman. Lawannya trading pakai leverage.
Lihat juga:stablecoin
Token yang nilainya dipatok ke mata uang biasa, biasanya dolar AS. Dipakai untuk menyimpan nilai tanpa keluar dari kripto.
Lihat juga:staking
Mengunci token di jaringan untuk ikut menjaga keamanannya, biasanya dapat imbalan. Tokenmu bisa terkunci atau berisiko kalau salah pilih.
Lihat juga:testnet
Jaringan uji coba tempat tokennya tidak bernilai uang. Tempat aman untuk latihan sebelum menyentuh jaringan asli.
Lihat juga:token
Aset digital yang dibuat di atas blockchain, misalnya USDT atau token game. Berbeda dari koin utama jaringan seperti ETH.
Lihat juga:TVL
Total nilai aset yang dikunci di sebuah protokol DeFi. Bukan jaminan aman, hanya ukuran seberapa besar dananya.
Lihat juga:validator
Komputer yang menjaga jaringan dan memeriksa transaksi. Dulu di Bitcoin sering disebut miner (penambang).
Lihat juga:wallet
disebut juga dompetAplikasi atau perangkat untuk menyimpan kunci dan mengelola aset kripto. Isinya kunci, bukan koin fisik.
Lihat juga:Web2
Internet yang kita pakai sehari-hari, seperti Instagram, GoPay, dan m-banking. Datanya hidup di server perusahaan.
Lihat juga:Web3
Internet yang dibangun di atas blockchain: datanya tidak dipegang satu perusahaan, tapi dicatat bersama di banyak komputer.
Lihat juga:yield
Imbal hasil dari menaruh dana di protokol keuangan, misalnya bunga pinjaman atau biaya tukar. Sumber dananya harus jelas.
Lihat juga:

